Cari Tau Apa Itu Hukuman Kebiri

Kemarin saya mempublikasikan efek hukuman kebiri pada tubuh karena saat ini sering kita melihat berita di tv yang menyiarkan tentang pemerkosaan, baik kalangan dewasa bahkan anak di bawah umur sekalipun, dan pihak pemerintah pun telah mencari cara untuk menanggulangi polemik tersebut. salah satu caranya adalah dengan kebiri kimia. kebiri dalam hal ini adalah solusi alternatif untuk membuat pelaku pemerkosa menjadi jera. Terobosan yang dilakukan pemerintah ini dilakukan untuk mencegah kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan seksual, sudah sangat serius. Mari kita cari tau asal mula hukum kebiri.

Spoiler Inside SelectShow

Apa itu Kebiri?

Kebiri adalah tindakan bedah dan atau menggunakan bahan kimia yang bertujuan untuk menghilangkan fungsi testis pada jantan atau fungsi ovarium pada betina. Pengebirian dapat dilakukan baik pada hewan ataupun manusia.

Dalam dunia kedokteran, kebiri dikenal dengan kastrasi. Pada era modern, kebiri tak lagi dilakukan dengan membuang testis, tetapi secara kimia. Prosesnya bisa melalui pemberian pil ataupun suntikan hormon antiandrogen. "Hormon antiandrogen itu adalah anti-hormon laki-laki". Pemberian obat antiandrogen itu akan membuat pria kekurangan hormon testosteron sehingga tak ada lagi memiliki dorongan seksual. Obat antiandrogen akan memberikan efek yang sama dengan kebiri fisik. Selain itu, obat antiandrogen juga menyebabkan pengeroposan tulang dalam jangka panjang.

Sejarah Hukum Kebiri?

Praktik pengebirian sudah dilakukan manusia bahkan jauh sebelum tercatat dalam sejarah. Kebiri kadang kala dilakukan atas dasar alasan keagamaan atau sosial di budaya tertentu di Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika, dan Asia Timur. Setelah peperangan, pemenang biasanya mengebiri dengan memotong penis dan testis mayat prajurit yang telah dikalahkan sebagai tindakan simbolis "merampas" kekuatan dan keperkasaan mereka.

Spoiler Inside SelectShow

Pada masa purba, pengebirian juga melibatkan pemotongan seluruh alat kelamin pria, baik testis sekaligus penis. Praktik ini sangat berbahaya dan kerap mengakibatkan kematian akibat pendarahan hebat atau infeksi, sehingga dalam beberapa kebudayaan seperti Kekaisaran Byzantium, pengebirian disamakan dengan hukuman mati. Pemotongan hanya testisnya saja mengurangi risiko kematian.

Spoiler Inside SelectShow

Pembedahan untuk mengangkat kedua testis atau pengebirian secara kimia secara medis mungkin dilakukan sebagai prosedur pengobatan kanker prostat. Pengobatan dengan mengurangi atau menghilangkan asupan hormon testosteron -baik secara kimia ataupun bedah dilakukan untuk memperlambat perkembangan kanker. Hilangnya testis yang berarti hilangnya pula hormon testosteron mengurangi hasrat seksual, obsesi, dan perilaku seksual.
Kebiri Kimia

Hukuman kebiri kimia berupa suntik antiandrogen mempunyai dampak negatif yaitu mempercepat penuaan tubuh. Cairan antiandrogen yang disuntikkan ke dalam tubuh mengurangi kerapatan massa tulang sehingga tulang keropos dan memperbesar risiko patah tulang. Obat itu juga mengurangi massa otot dan meningkatkan lemak yang menaikkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Spoiler Inside SelectShow

Jika pemberian antiandrogen dihentikan, dorongan seksual dan fungsi ereksi seseorang akan muncul lagi. Dengan demikian kebiri kimiawi tidak bersifat permanen, namun sementara saja. Kebiri kimia tidak menyembuhkan perilaku penjahat seksual karena saat masa hukuman selesai, dan pelaku masih bisa mengulangi kejahatannya.

Sumber : Kalautau

Related Articles

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Print Friendly
Silahkan berbagi ...Share on Google+Share on LinkedInTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on FacebookPrint this page


Terima kasih telah berkunjung ke sini, saya sangat menghargai apabila anda meninggalkan komentar atau follow twitter saya @dewazildjian

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Comment

 

— required *

— required *